Salam Komando Ketua PPP Sidrap dengan Sekertaris DPW Nasdem Sulsel Munculkan Spekulasi Pilkada Mendatang

Sidrap, Timurterkini.com – Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sidrap, Pathuddin salam komando dengan Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrief disela-sela kegiatan pembukaan Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Sidrap ke XIV, di Aula Kampus Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS), Sabtu (20/05/2023).

Salam komando tersebut memunculkan berbagai spekulasi, apalagi saat ini dimulainya tahun politik yang tentu saja kian hangat diperbincangkan.

Ada yang menyebut keduanya cocok satu paket menuju Pilkada Kabupaten Sidrap mendatang, bahkan ada yang menilai jika salam komando tersebut merupakan salam silaturahmi biasa.

Saat dihubungi, H.Pathuddin mengatakan, bahwa opini yang berkembang terkait politik di masyarakat hal biasa dan wajar, hal itu kata dia sah dalam negara demokrasi.

Namun, politik kata dia, selalu dinamis segala kemungkinan bisa saja terjadi.

“Di Politik itu segala kemungkinan bisa terjadi, jadi dinamis,” katanya kepada wartawan Timurterkini.com, Sabtu (20/05/2023).

Saat ini, lanjut ketua Komisi III DPRD Sidrap ini, pihaknya tengah fokus dengan target-target partai yang ingin di capai pada pileg 2024 mendatang.

“Saat ini saya fokus membesarkan partai PPP di Sidrap, terutama menghadapi Pileg,” katanya.

Namun, diakuinya, dalam pertemuan tersebut H.Pathuddin membisikkan sesuatu pada wakil ketua DPRD Provinsi Sulsel tersebut.

Saat ditanya apakah terkait Pilkada Sidrap mendatang, H.Pathuddin kembali menyebutkan bahwa Pilkada masih lama.

“Pilkada masih belum, dan kembali lagi dalam Politik ada dinamisasi, sehingga segala  kemungkinan bisa saja terjadi,” ungkapnya.

Namun, lanjut Anggota DPRD dari dapil III Sidrap tersebut Politik baginya adalah sarana ibadah, karena semua akan dipertanggungjawabkan tidak hanya didunia lebih-lebih di akhirat kelak, sehingga amanah yang diberikan masyarakat harus dijalankan dengan baik.

“Bagi saya politik itu ibadah, saya kembali maju di Pilcaleg bukan untuk melanjutkan pengabdian, niat saya untuk ibadah, dan ibadah itu tidak dilanjutkan tapi jalan terus, sesuatu yang harus terus dilakukan termasuk dalam Politik,” pungkasnya.