Ketua DPRD Koltim, Suhaemi Nasir Menyikapi Surat PLH Kemendagri Terkait Penundaan Pelantikan

  • Whatsapp

Koltim, Timurterkini.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Suhaemi Nasir Menyikapi pertanyaan publik terkait surat dari Dirjen Otonomi Daerah Perihal Penugasan Pelaksana Harian (PLH).

Surat PLH dari Dirjen Otonomi Daerah tersebut disangkut pautkan dengan penundaan pelantikan kepala daerah terpilih di Koltim walupun mulus tanpa ada gugatan.

Bacaan Lainnya

Suhaemi menjelaskan, pelantikan Bupati terpilih di Koltim kemungkinan akan berjalan mulus, kerena jika mengacu pada keterangan penundaan, mungkin akan dilakukan jika ada sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK), atau ada persyaratan yang belum lengkap.

Menurutnya, DPRD dan Pemkab Koltim tetap berupaya mengajukan kepada pemerintah pusat agar pelantikan Bupati-Wakil Bupati Koltim terpilih di lantik tepat waktu, meskipun adanya surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) perihal penugasan pelaksana harian (Plh) kepala daerah. 

“Kita tidak berpikir adanya Plh bupati karena sekarang kita sedang berjuang untuk dilaksanakannya pelantikan bupati terpilih periode 2021-2026 tepat waktu pada 17 Februari, sebagaimana akhir masa jabatan bupati periode 2016-2021,” kata Suhaemi memberikan keterangan di gedung DPRD usai paripurna LKPJ. Rabu (10/2/2021).

Pos terkait