Disnakertrans Mamasa Tunggu Penganggaran Pusat

IST. Kondisi Transmigrasi Rano, kecamatan Mehalaan pasca Longsor.

MAMASA, Timurterkini.comHujan deras yang tak kunjung berhenti sejak Rabu sore (15/06/2022), akibatkan satu rumah Transmigrasi Rano, kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa tertimbun longsor.

Satu rumah Transmigrasi tersebut diketahui milik tanggo. Untungnya, tak ada korban jiwa, meskipun salah satu rumah di Transmigrasi Rano telah rata dengan tanah.

Bahkan, sejumlah fasilitas umum seperti dua jembatan yakni Jembatan lama yang terputus dan jembatan baru yang rusak.

Berdasarkan kejadian tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mamasa telah melaporkan kejadian Kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mamasa Hermin Lullulangi mengatakan, pihaknya telah melaporkan langsung ke kondisi Transmigrasi Rano kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Apalagi, Transmigrasi Rano masih masuk dalam Transmigrasi Binaan pusat,” terangnya Jumat (17/06/2022).

Menurut Hermin, tentu pihak dari Kementrian Transmigrasi akan segera menindak lanjuti. Meskipun, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mamasa telah melaporkan kejadian tersebut, namun untuk waktu pelaksaan belum diketahui pasti.

“Pastinya mereka akan buatkan penganggarannya terlebih dahulu,”sebutnya

Selain itu melaporkan ke Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, pihaknya juga telah melaporkan ke Dinas Sosial Kabupaten Mamasa, dikarenakan terdapat rumah yang terkena dampak longsor.

Adapun dokumen gambar dan Vidio sudah di laporkan ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Jadi kita tinggal tunggu alokasi dana dari Kementrian Transmigrasi, baru kita tangani,” sebutnya. (*)