Diduga Api Berasal dari Kompor Penyebab Kebakaran Rumah Milik Warga Bojo Mateng

Diduga Api Berasal dari Kompor Penyebab Kebakaran Rumah Milik Warga Bojo Mateng
Rumah milik Pappa di Bojo Mateng hangus dilalap sijago merah. (Dok: Hamsah/Timurterkini.com).

Mateng, Timurterkini.com – Rumah panggung milik warga Dusun Tanah Merah, Desa Bojo, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), ludes dilalap api pada Jum’at (20/01/2023) sekira pukul 08.30 Wita pagi kemarin.

Pemillik rumah yang merupakan seorang lansia atas nama Pappa (75) Laki-laki, terpaksa kehilangan harta benda setelah rumahnya terbakar dan hanya menyisakan sebagian tiang dan lantai papan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah, Bahtiar, mengatakan bermula pihaknya menerima laporan peristiwa kebakaran itu pada Jum’at kemarin.

Menerima laporan saat itu, kata dia, pihaknya langsung bergegas menuju lokasi peristiwa yang terletak di Desa Bojo.

“Kemarin hari Jum’at kami menerima laporan terkait itu, setelah menerima laporan, tim kami langsung menuju TKP,” kata Bahtiar kepada wartawan Timurterkini.com via WhatsApp, Sabtu (21/01/2023).

Dikatakan, penyebab kebakaran rumah tersebut diduga api berasal dari kompor saat korban sedang memasak air.

Atas peristiwa itu, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Sementara korban, saat ini tengah mengungsi ke rumah tetangganya sembari menunggu bantuan rekonstruksi bangunan.

“Korban lupa mematikan kompornya setelah memasak air, sementara kerugian ditaksir 30 juta rupiah,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya. Amukan sijago merah (Api) melalap sebuah rumah warga di Dusun Tanah Merah, Desa Bojo, Kecamtan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah, Mustalib, mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi di Desa Bojo.

Ia mengatakan, penyebab peristiwa maupun kerugian korban hingga saat ini belum diketahui secara pasti.

Saat ini, kata dia, pihaknya sementara berada dilapangan untuk melakukan asesmen.

“Penyebabnya belum ditahu, sementara anggota dilapagan,” pungkasnya.