Depending Confront Covid-19 (Pertahanan Menghadapi Virus Corona)

  • Whatsapp
Mamasa, Opini: Ir.Octavianus Danunan
Ir.Octavianus Danunan, salah satu jurnalis senior yang kini menjabat sebagai staf khusus Bupati Mamasa. Dok: Istimewa

Oleh: Ir.Octavianus Danunan

Timurterkini.com – Saudaraku sebangsa setanah air.
Apa khabarmu semua ?
Saya percaya anda semua sehat dan tetap bersemangat di tengah merebaknya virus misterius yg menghebohkan dunia ini.

Menghadapi kondisi sekarang, sebaiknya kita jangan panik dan juga tidak takabur apalagi ceroboh. Kita tak perlu terbawa arus dan terlarut dalam suasana takut, cemas atau sedih. Sebaiknya kita bijak dan tetap menggunakan logika sehat, bukan perasaan.

Bacaan Lainnya

Dari saran itulah saya sebagai “penulis” kembali ingin berbagi lewat artikel sederhana ini.

Saudaraku…..
Di dalam hidup ini alam mengajarkan kita tentang hukum keseimbangan.

Apa sih hukum keseimbangan alam itu? Rupanya di alam ini Tuhan sudah menciptakan dua hal yg selalu berlawanan.
Ada api ada air, ada tanah ada batu, ada air ada udara, ada positif ada negatif, ada yang kurang cerdas ada yg lebih cerdas, ada rasa takut, ada keberanian, ada yg kuat ada yg lemah.

Semua yg berlawanan tadi bila dicombain akan menciptakan keseimbangan.
Sebagai catatan, apapun yg berlebihan pasti berakibat tidak baik. Berbicara terlalu banyak juga tdk baik, terlalu diam juga kurang bagus.
Memadukan dua hal yg berbeda akan melahirkan keseimbangan yg membuat kita lebih bijak menjalani hidup ini.

Jika kita terlalu berani, bisa terjadi sikap takabur, ceroboh, bahkan berani bisa ditafsirkan bodoh yg berakibat merugikan diri sendiri.

Begitu sebaliknya ada rasa takut berlebihan, juga bisa membuat kita panik, kehilangan akal sehat, stress yg juga bisa ditafsirkan bodoh yg justru membuat tertimpah masalah baru yg merugikan, mencelakakan diri bahkan mematikan.

Nah… Menghadapi Virus Maut Corona, saya amati manusia terbagi tiga kelompok.

Yang pertama, kelompok orang yang terlalu panik, takut berlebihan bahkan sangat kaku dan stress.

Kelompok kedua, ada yg bersikap tenang, tapi tidak ceroboh, tidak terlihat takut dan juga tidak terlihat berani.

Kelompok ketiga, masih ada orang takabur, berani menantang Corona, tidak mengindahkan aturan, bicara takabur dan seolah melihat fenomena Covid sebagai candaan.

Kelompok pertama adalah pemilik rasa takut berlebihan. Kelompok kedua, menjaga keseimbangan, tidak main main dengan Covid tapi juga tidak terlalu panik. Kelompok ketiga adalah mereka yang terlalu berani dan takabur. Mereka menganggap Covid adalah lelucon, bahan candaan.

Menghadapi Covid-19, sebaiknya kita menjaga keseimbangan. Tidak perlu panik tetapi juga tidak takabur atau ceroboh apalagi menganggap lelucon.

Mengahadapi Covid, cukup kita memiliki pengetahuan tentang Covid, seperti apa bahayanya, cara menghindari penularannya dan bagaimana menghadapi Covid (Defending Confrot Covid) agar kita terhindar dari virus yg telah membuat aktivitas manusia dunia jadi lumpuh.

Pengetahuan tentang Covid sangat dibutuhkan untuk tidak terlalu panik dan tidak takabur.
Agar mudah difahami biasanya kita mencoba memulainya dengan beberapa pertanyaan.

Apakah Covid berbahaya? Jawabnya bisa Iya, bisa juga tidak. Covid memang belum ditemukan anti bodynya/penawarnya. Covid bisa membunuh bahkan puluhan ribu orang telah dibunuh.

Tapi Covid bisa juga tidak berbahaya bagi orang orang yg memiliki daya tahan tubuh (imuntas) kuat. Karena jika antibody atau sistem pertahanan tubuh kita kuat, maka Covid tidak berarti apa apa. Covid hanya bertahan 14 hari untuk menghadapi sistem pertahan tubuh, microba, sel sel darah putih dan banyak lagi sistem pertahanan tubuh kita yg secara alamia sudah ada.

Selama masa incubasi 14 hari, Covid akan bertarung melawan Antibody kita dan jika sistem pertahanan tubuh atau imun kita kuat, Covid akan mati bersama sel sel darah putih atau bersama microba dalam tubuh kita dalam 14 hari. Hanya saja perlu waspada, karena jika kita sudah tertular, walau kekebalan tubuh kita bisa melawannya, kita bisa jadi bencana bagi orang lain.
Mereka yg kurang tahan terhadap Covid, adalah kelompok Lanjut Usia, sistem kekebalan tubuh orang lanjut usia sdh lemah, sama dgn bayi, pertahanan tubuh mereka sangat lemah jarena belum sempurnah. Oleh sebab itu orang tua dan bayi sangat rentan jika tertular dgn Covid.
Kelompok berikut yg perlu waspada adalah orang yg mengidap penyakit Diabetes, Sesak Nafas, Jantung, Kolesterol, dan semua penyakit yg membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lemah. Untuk itu, menurut saya pribadi, Virus ini perlu diwaspadai adalah penyebaran atau penularan virus ini. Jangan sampai kita menjadi penyebar maut bagi diri sendiri dan orang lain.

Ciri Ciri Orang yg sudah terinfeksi atau terpapar virus Corona.
Sering bersin bersin dan batuk kering. Pilek dan disertai demam tinggi. Tubuh terasa lemah, pusing atau sakit kepala. Namun perlu dicatat, tidak selamanya ciri ciri di atas adalah Orang Dengan Covid (ODC).
Jika anda merasakan seperti di atas, perlu waspada, anda masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), demi kebaikan anda, kebaikan keluarga.

Pos terkait