Negaranya Gagal ke Piala Dunia Saat Itu, Erling Haaland Tetap di Pusat Latihan Manchester City
Penyerang Mancester City, Erling Haaland, menunjukkan dirinya sedang mengendarai mesin pemotong rumput diatas lapangan hijau. Sementara sebagian rekannya saat itu berada di Qatar mengikuti Piala Dunia 2022.
Pemain Timnas Norwegia itu terpaksa menghibur dirinya sendiri di Manchester City, Inggris, setelah Negaranya gagal lolos turnamen akbar tersebut.
Dengan begitu, Haaland harus tetap berada di pusat latihan bola klub Mancester City saat itu. Mengingat, sebagian besar rekan setimnya merupakan pemain internasional yang mapan untuk beberapa negara sepak bola elit di seluruh planet.
Dilansir Dailystar. Pelatihan Haaland akan sangat sepi saat itu. Mantan ace Borussia Dortmund menjelaskan hal ini selama iklan brilian oleh Sky Sports News.
Dalam iklan tersebut, Haaland terlihat berjalan di sekitar tempat latihan terpencil dan gurun. Dia mencoba menghibur diri dengan memotong lapangan dan berpura-pura rekan-rekan City-nya ada di sana.
Dia berlatih dengan pria tendangan bebas yang mengenakan kaos Manchester City yang dihiasi dengan nama rekan satu timnya seperti De Bruyne dan Jack Grealish.
Berbicara tentang gelandang £ 100 juta, Haaland juga di filmkan meninggalkan pesan telepon untuk mantan kapten Aston Villa.
Sebelum kompetisi dimulai, Haaland mengungkapkan kekecewaannya karena tidak berlaga di Piala Dunia 2022 bersama Norwegia.
Namun begitu, dia mengakui bahwa dirinya akan menikmati perpanjangan waktu yang bisa dia habiskan untuk memulihkan diri.
“Pertama-tama, saya berharap saya bermain di Piala Dunia tentunya. Tapi, itulah kenyataannya sekarang, saya tidak,” kata Haaland saat Piala Dunia berlangsung.
“Pertama-tama, saya akan banyak merilekskan tubuh dan pikiran saya dan kemudian saya akan berlatih. Apa yang akan saya latih? Tidak ada yang istimewa menurut saya, saya pikir ini berjalan cukup baik, bulan-bulan pertama saya di City, jadi saya tidak perlu melakukan banyak hal, atau begitu banyak perubahan untuk jujur,” ungkapnya.
“Ini tentang mempersiapkan diri saya untuk paruh musim berikutnya dan bersiap ketika pertandingan berikutnya dimulai setelah jeda”.














