Metro  

Polwan di Polda Sulbar Implementasikan Proaktif Policing Dengan  Cara Berjalan kaki

Polwan di Polda Sulbar Implementasikan Proaktif Policing Dengan  Cara Berjalan kaki
Gambar: Polisi wanita (Polwan) Polda Sulbar, implementasikan proaktif Policing dengan berjalan kaki.

Polwan di Polda Sulbar Implementasikan Proaktif Policing Dengan  Cara Berjalan kaki

Mamuju, Timurterkini.com – Patroli jalan kaki merupakan Implementasi tugas proaktif Policing dari penekanan Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol. Verdianto I. Bitticaca.

Kapolda Sulbar mengajak seluruh personel jajaran untuk peduli dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

Sejalan dengan program Commander wish Kapolda Sulbar pada poin ke-5, yaitu meningkatkan kesehatan jasmani anggota Polri serta mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Sehingga kemitraan Polri dan Masyarakat terbangun komunikasi dengan baik dan efektif,” kata Kapolda Sulawesi Barat.

Nah, ada yang menarik dari hal tersebut, ketika seorang Polwan Polda Sulbar, IPTU Novera Permata, merupakan jebolan Akademi Kepolisian tahun 2016 yang bertugas di Dit Lantas Polda Sulbar baru-baru ini, melaksanakan patroli jalan kaki di dibeberapa tempat yang menjadi pusat keramaian.

Untuk diketahui, Polda Sulbar saat ini gencar Mensosiliasikan ETLE (Elektronik Traffic Law Enforcement) yang telah disosialisasikan Dir Lantas Polda Sulbar, Kombes Pol Deden Supriyatna Imhar.

Kepada seluruh Personel Polda Sulbar agar tertib berlalu lintas bagi diri sendiri dan keluarga yang telah diumumkan berulang kali, bahkan saat memimpin apel pagi Polda Sulbar.

Sigap, Iptu Novera melaksanakan arahan tersebut kembali turun ke jalan hadir ke tengah-tengah masyarakat memberikan ruang diskusi kepada masyarakat menyosialisasikan seputar ETLE dan mengedukasi masyarakat yang ingin bertanya seputar pelayanan.

Diantaranya mekanisme pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di Samsat Mamuju, sebagai wujud implementasi polisi proaktif hadir melayani masyarakat Mamuju.

Dalam kesempatan tersebut, IPTU Novera menjelaskan informasi tentang dasar Undang – undang No. 22 tahun 2009 pasal 14.

“Bagi pemilik kendaraan yang menunggak pajak dan tidak melaksanakan regristrasi ulang selama 2 tahun berturut – turut setelah berakhir masa berlaku STNK, maka nomer regristrasi kendaraan akan dihapuskan, mari ki bayar pajak kendaraan bermotor Ta’ di Samsat Mamuju,” ungkapnya.