Metro  

Marak Beredar Isu Penculikan Anak, Polda Sulbar Minta Masyarakat Tidak Resah

Marak Beredar Isu Penculikan Anak, Polda Sulbar Minta Masyarakat Tidak Resah
Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan. (Dok: Asdar/Timurterkini.com).

Mamuju, Timurterkini.com – Isu penculikan anak belakangan ini marak beredar di Sosial media (Sosmed) Facebook maupun grup WhatsApp.

Bahkan, tak sedikit kejadian warga menghakimi orang yang dianggap mau melakukan penculikan.

Karena isu yang beredar itu, Polda Sulawesi Barat (Sulbar), kemudian mengimbau masyarakat agar tidak resah atas informasi penculikan anak.

Kendati begitu, pihak Polda Sulbar meminta warga agar tetap waspada.

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan saat dihubungi Timurterkini.com via WhatsApp, Minggu (22/01/2023).

Dikatakan, isu yang beredar luas di kalangan masyarakat bisa saja membuat situasi di Sulbar tidak kondusif.

“Masyarakat supaya waspada dan jangan mudah terpengaruh dan terpancing isu tersebut,” cetusnya.

Syamsu juga berharap agar masyarakat tidak terprovokasi dan melakukan aksi persekusi terhadap oknum yang dicurigai.

“Jangan main hakim sendiri,” tegasnya.

Isu penculikan anak tersebut menurut Syamsu, sengaja dihembuskan oleh pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab untuk membuat kegaduhan ditengah masyarakat.

Akibatnya, masyarakat bertindak sendiri dan main hakim kepada orang-orang yang dianggapnya penculik anak.

“Jika masyarakat sudah terpancing emosinya, masyarakat menghakimi sendiri, memukuli ramai-ramai, itu tujuan yang diinginkan pelaku yang menyebarkan isu,” ungkapnya.