Metro  

Guna Meningkatkan Kemampuan, Polda Sulbar Gelar Latihan Menembak

Guna Meningkatkan Kemampuan, Polda Sulbar Gelar Latihan Menembak
Gambar: Latihan menembak di lapangan tembak Jenderal M. Yusuf Kodim 1418 Mamuju, Selasa 29 November 2022.

Guna Meningkatkan Kemampuan, Polda Sulbar Gelar Latihan Menembak

Mamuju, Timurterkini.com – Melatih kemahiran dalam hal menembak, menjadi hal yang perlu dimiliki setiap anggota kepolisian. Terlebih lagi hal tersebut bertujuan guna menunjang dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas di lingkungan kerja.

Seperti yang dilakukan oleh personel Polda Sulbar, melaksanakan latihan menembak menggunakan senjata api dinas di lapangan tembak Jenderal M. Yusuf Kodim 1418 Mamuju, Selasa 29 November 2022.

Menurut Kapolda Sulbar, Irjen Verdianto I Biticaca, senjata yang digunakan saat latihan itu, yakni senjata laras pendek dan panjang.

“Latihan ini diikuti oleh personil Polda Sulbar yang akan diberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan menembak menggunakan senjata api dinas Polri, Baik itu laras pendek maupun laras panjang,” ucap Kapolda Sulbar yang ikut dalam pelatihan tersebut.

Sebelum dimulainya latihan menembak, para peserta pun diberikan pembekalan dan pendalaman materi terkait penggunaan senpi dinas yang sesuai dengan SOP penggunaan kekuatan (gunkuat) Polri.

“Penyampaian materi dan latihan menembak disampaikan oleh instruktur berpengalaman dari Polda sendiri agar dapat berjalan dengan aman, optimal dan sesuai dengan SOP yang berlaku sehingga dalam pelaksanaan tugas nanti, personil dapat bertindak secara baik dan benar,” ujarnya.

Dia berharap dalam latihan menembak itu, dapat meningkatkan kemampuan perorangan personel, Baik itu di bidang menembak dasar maupun teknik-teknik persenjataan ringan yang meliputi pengetahuan karakteristik dan cara penggunaan senpi serta cara mengatasi apabila ada gangguan teknis, sikap-sikap menembak, hingga melatih akurasi dan ketepatan menembak.

“Tentunya latihan ini akan sangat berguna bagi pelaksanaan tugas personel di lapangan nantinya. Terutama dalam penindakan tindak kriminalitas di wilayah Sulawesi Barat, yang tentunya juga wajib terukur dan sesuai dengan Peraturan Kapolri terkait penggunaan kekuatan,” pungkasnya.