Penegak Hukum Didesak Usut Dugaan Penambangan Ilegal di Kolaka

  • Whatsapp
Ilustrasi (Dok Istimewa)

Kolaka, Timurterkini.com – Aktivitas penambangan yang dilakukan PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) disorot oleh Konsorsium Nasional Aktivis Pemerhati Lingkungan (KN-APL) lantaran melakukan aktivitas penambangan di luar Izin Usaha Pertambangan (IUP).

KN-APL meminta agar aparat penegak hukum mulai dari Polri, KPK hingga Kejaksaan Agung memeriksa Direktur Utama PT CNI atas dugaan tindak pidana tersebut.

Bacaan Lainnya

“Meminta pihak Mabes Polri, KPK dan Kejaksaan segera mengambil sikap dalam hal ini menghentikan aktivitas yang sedang berjalan dan segera memeriksa Dirut PT CNI karena diduga telah melakukan kejahatan lingkungan secara terorganisir,” kata perwakilan KN-APL Muh Arjuna dalam keterangan tertulis dilansir VIVA.co.id , Kamis, (1/4/21).

Arjuna mengungkap, dari hasil investigasi yang dilakukan oleh KN-APL, didapati PT CNI melakukan penambangan ilegal dan telah melakukan aktivitas jual beli nikel pada saat ekspor di tahun 2018 hingga 2019 yang merugikan negara.

PT CNI, kata Arjuna patut diduga telah melakukan pembohongan publik atas pembangunan smelter di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Hal ini dilakukan untuk memuluskan syarat untuk melakukan ekspor di tahun 2018-2019.

Pos terkait