Ekobis  

Mentan Bingung, Harga Cabai di Petani Murah Sampai Pasar Mahal

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat melakukan monitoring tindakan karantina di Cilegon, Sabtu (21/5/2022).(DOK. Humas Kementan)

Timurterkini.comMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengunjungi lokasi pelaksanaan acara Gelar Bawang Merah dan Cabai Murah di kawasan Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) Ragunan.

Dikutip dari Detik.com, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo heran dengan harga cabai dan bawang merah yang melonjak tinggi. Pasalnya, stok cabai di daerah khususnya di Wonosobo tergolong aman.

Kementerian Pertanian melalui program Food Estate menjual bawang merah dan cabai-cabaian dengan harga murah.

“Stok aman pak,” ujar Andi Ketua Korporasi Petani Temanggung-Wonosobo kepada Syahrul saat ditanya mengenai ketersediaan cabai di Wonosobo, Minggu (19/06/2022).

“Lah kok nyampe sini harganya jadi mahal?” ujar Syahrul, kebingungan mendengar jawaban Andi.

Andi mengatakan kepada Syahrul dirinya tak tahu menahu mengenai alasan harga cabai melonjak tinggi di ibu kota. Pasalnya, ketersediaan cabai di daerahnya sendiri tergolong aman.

Andi menambahkan, memang betul kondisi cuaca saat ini terbilang ekstrem dengan curah hujan yang tinggi. Meski begitu, hal itu tidak terlalu mengganggu produksi cabai di wilayah atas, berbeda dengan di wilayah bawah yang terkena permasalahan seperti serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

“Di sini saya membawa 3 jenis, ada cabai rentul (rawit) merah, cabai mana (besar) merah dan cabai keriting. Dimintanya bawa 1.5 ton, tapi ya 1.2 ton ini sudah yang terbaik yang bisa kami berikan dengan waktu yang mepet ya,” ujar Andi dikutib detikcom.