Data BST Dinsos Mamasa Dipertanyakan

  • Whatsapp
Dinsos mamasa data BST Dipertanyakan
Cuitan oknum kades di Mamasa. Dok: Timurterkini.com

Mamasa, Timurterkini.com – Dilansir dari beberapa sumber akun media sosial Facebook, akun milik beberapa Kepala Desa yang ada di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) yang mengeluhkan data penerima BST Kementerian Sosial yang ada di lingkup Dinas Sosial Kabupaten Mamasa, dinilai tidak tepat sasaran.

Dengan adanya penerima tidak tepat sasaran, muncul banyak pertayaan dari salah satu Kepala Desa, seperti Kepala Desa Lembana Salulo, melalui postingan di akun Facebook miliknya, kepada media mengaku kecewa.

Yosker DP, kecewa terhadap kinerja oknum pegawai Dinas Sosial Kabupaten Mamasa, atas pendataan Masyarakat penerima BST Kementerian Sosial yang di nilai tidak transparan dalam pengusulan nama-nama penerima BST Ke-Kementerian Sosial RI,” tuturnya kepada media.

Di kutip dari laman media Sosial akun miliknya, Yosker DP, menyampaikan, sangat disayangkan kinerja orang-orang di Dinsos Mamasa, mereka tidak pernah menyampaikan secara terbuka dari awal, bahwa mamasa ada kuota BLT dari kemensos, dan saat aplikasi pendataan SD tutup dri kemensos ada sekitar 2000 kuota yang tidak terisi (ini info dri org dinsos), jika ini benar, maka kami masyarakat sangat menyayangkan kinerja saudara2 yang tidak memberi informasi sejak awal ke masyarakat melalui desa2.

Bacaan Lainnya

Kemudian dari akun FB milik Marthen Arruansilomba MA, juga mengeluhkan, Sangat di sayangkan banyak yang keberatan, masyarakat, data dari dinas sosial, tidak jelas apakah tidak bisa komunikasi dengan kepala desa untuk data masyarakat sehingga tidak muncul tuduhan dari masyarakat, bahwa yang membuat kesalahan adalah pemerintah desa, kenapa ada orang meninggal 4 tahun yang lalu masih muncul juga, anehnya lagi ada suami istri yang muncul. Dengan nomor telepon yang sama. saya kades osango sangat keberatan dengan keadaan ini, di dalam cuitanya yang lain, pihaknya meminta semua LSM, dan wartawan untuk menelusuri maslah ini.

Untuk menjawab dan menepis dari tuduhan Kepala Desa dan dari Masyarakat, juga melakukan konfirmasi kepada Lonny, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamasa, saat di konfirmasi Via telepon selular, pihaknya membantah tuduhan Kepala Desa.

Pos terkait