Berita  

Sepanjang Tahun 2022 Hingga Awal 2023, BPBD Mateng Mencatat Sejumlah Kasus Orang Diterkam Buaya

Sepanjang Tahun 2022 dan Awal 2023, BPBD Mateng Mencatat Sejumlah Kasus Orang Diterkam Buaya
Buaya muncul disekitaran pemukiman warga di Desa Pangalloang Mamuju Tengah beberapa waktu lalu. (Dok: Hamsah/Timurterkini.com).

Mateng, Timurterkini.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), mencatat sejumlah kasus orang diterkam buaya.

Di tahun 2022, BPBD Mateng mencatat 3 kasus atau kejadian, sementara di awal tahun 2023 ini sebanyak 2 kejadian.

Hal itu diungkapkan Koordinator Pusdatin BPBD Mamuju Tengah, Rezky Ilhamsyah kepada wartawan Timurterkini.com via WhatsApp, Rabu (25/01/2023).

Dari 5 jumlah korban diterkam buaya tahun 2022 dan 2023, beberapa diantaranya meninggal dunia dengan luka di tubuh.

Namun demikian, Rezky Ilhamsyah tak menyebut secara detail wilayah mana saja lokasi peristiwa tersebut.

“Tahun 2022 ada 3 kali kejadian, sementara di awal tahun 2023 ini sudah tercatat sebanyak 2 kali kejadian,” bebernya.

Dengan peristiwa ini, BPBD Mateng menghimbau warga untuk tidak berada di bantaran sungai serta tidak mengganggu satwa liar ini.

ihimbau kepada Warga Kabupaten Mamuju Tengah” “Hindari kegiatan di bantaran sungai serta tidak mengganggu satwa buaya, karena pada umumnya sungai Mamuju Tengah secara historis adalah habitat satwa buaya,” ungkapnya.