Berita  

Sejumlah Perangkat Desa di Kabupaten Sidrap Keluhkan Keterlambatan Gaji

Sejumlah Perangkat Desa di Kabupaten Sidrap Keluhkan Keterlambatan Gaji
Ilustrasi.

Sejumlah Perangkat Desa di Kabupaten Sidrap Keluhkan Keterlambatan Gaji

Sidrap, Timurterkini.com – Sejumlah Kepala Desa dan Perangkat Desa di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, mengeluhkan keterlambatan gaji.

Keluhan itu disampaikan sejumlah Kades yang ditemui di tempat terpisah di wilayah Kabupaten Sidrap, Kamis 01 Desember 2022.

Berdasarkan pengakuannya, Kades itu mengeluhkan penggajian yang memasuki 5 Bulan hingga saat ini belum terbayarkan.

Menurutnya, pembayaran gaji tersebut bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) yang sejak 5 bulan lalu hingg kini belum cair. Dengan demikian, dirinya merasa terbebani dengan stafnya.

“Saya sudah berusaha bolak balik ke bagian keuangan tanyakan masalah ini, namun jawabnnya kita hanya disuruh bersabar, sementara staf kami sangat membutuhkan gaji tersebut untuk urusan perut,” tegas seorang Kades yang minta namanya tidak ditulis.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan Perempuan dan Anak (PMDPPA) Sidrap, Abbas Aras mengatakan, keterlambatan pembayaran gaji tersebut tidak berlaku bagi semua Desa.

Menurutnya, hal itu terjadi karena terdapat kesalahan pada Kadesnya sendiri yang terlambat mengurus kelengkapan administrasi pencairan dananya. Sehingga terjadi keterlambatan pembayaran.

“Pembayarannya tidak mungkin terlambat jika seandainya Kadesnya dapat merampungkan administrasi pertanggungjawaban kegiatannya, dan bahkan bisa dicairkan setiap bulan,” ujar Abbas, mantan Camat Pitu Riase itu.

Ia menambahkan, sejumlah Kades di Daerah ini enggan mengurus perbulan, dan cenderung mengurus per triwulan. Sementara tidak didukung pertanggungjawaban administrasi yang dibutuhkan.

Dijelaskannya, untuk pencairan dana tersebut, pihak Pemkab Sidrap harus menunggu dana transferan dari pusat yang Insya Allah semua akan terbayarkan pada bulan ini yang jumlahnya mencapai Rp 12 Miliar lebih.