Sebanyak 70 Persen Target Capaian Vaksinasi Pemda Mamasa

  • Bagikan
Sebanyak 70 Persen Target Capaian Vaksinasi Pemda Mamasa
Pelaksanaan vaksinasi massal di halaman masjid raya Kecamatan Mambi. Foto : Asdar / Timurterkini.com.

Mamasa, Timurterkini.com – Demi mencapai target vaksinasi sebanyak 70 persen di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Pemda Mamasa gencar melakukan vaksinasi massal.

Bupati Mamasa, H.Ramlan Badawi berharap pada pertengahan bulan Desember 2021 dapat mencapai target 70 persen.

Bahkan, orang nomor 1 di Mamasa ini meminta kepada Kepala Desa untuk mengerahkan masyarakatnya untuk di vaksin.

“Saya minta untuk Desa seperti Salubanua, Salumaka dan Saludurian bulan depan mutlak Desanya mengarahkan masyarakat untuk di vaksin,” terang Bupati Mamasa dalam penyampaiannya pada pelaksanaan vaksinasi massal di Kelurahan Mambi, Kamis 25 November 2021.

Baca Juga :  Vaksinasi Covid-19 Pelajar di Mamasa Capai 70 Persen

Jika harapannya tidak diindahkan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan turun ke Desa yang di maksud.

“Kalau tidak, Forkopimda akan tiba disana untuk melaksanakan vaksin,” tuturnya.

Menurutnya, vaksinasi dilakukan tanpa di tawar-tawar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mamasa.

“Ini harga mati tidak boleh di tawar-tawar, seluruh masyarakat yang mengaku warga negara sebagai masyarakat Kabupaten Mamasa dan setelah di screening syarat untuk di vaksin harus di vaksin, tidak boleh tidak,” bebernya.

Baca Juga :  4 Puskesmas di Mamasa Dengan Capaian Vaksinasi Terendah, Tertinggi Puskesmas Mamasa

Bahkan menurutnya, beberapa diantaranya telah menjalani Vaksinasi sebanyak 3 kali.

“Bahkan kita ini ada sampai 3 kali, masa biar 1 kali tidak mau, untuk kesehatannya, na tidak adaji ini apa-apa sampai sekarang aman dan sehat-sehat setelah di vaksin,” ungkapnya.

Setelah di vaksin kata dia, begitu luar biasa manfaatnya, bahkan dapat menimbulkan efek bagi yang tidak di vaksin.

“Kalau tidak, terlalu banyak efek, semua bentuk pelayanan BLT apa-apa saja kita tidak layani lagi kalau tidak di vaksin,” tutupnya.

  • Bagikan