Berita  

Satgas Pengendalian Harga Beras Pantau Harga di Pasar Tradisional Toraja Utara

Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Toraja Utara, yang melakukan pemantauan harga beras di pasar tradisional, Senin (27/10/25).

Toraja Utara, Timurterkini.com — Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian Harga Beras Toraja Utara melaksanakan pemantauan langsung terhadap kondisi dan harga beras di pasar tradisional di wilayah Kabupaten Toraja Utara, Senin (27/10/25).

Dimana Satgas Pengendalian Harga Beras Toraja Utara, terdiri dari Polres Toraja Utara, Dinas pertanian Kabupaten Toraja Utara, Dinas Ketahanan Pangan Toraja Utara, Dinas Perdagangan Toraja Utara, Dinas PTSP Toraja Utara, Badan Perekonomian Toraja Utara, dan Bulog Cabang Toraja Utara.

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok beras menjelang akhir bulan, sekaligus mencegah potensi praktik penimbunan bahan pangan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon menyebut, hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa stok beras di pasar tradisional masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kita turun langsung untuk melihat situasi di lapangan. Stok beras di beberapa pedagang masih terjaga, dan sejauh ini tidak ada indikasi penimbunan,” terangnya diruang kerjanya usai anev pasca rapat koordinasi daerah dan pengawasan harga besar, melalui via zoom bersama direktur pengawasan penerapan standar keamanan dan mutu pangan, dari Badan Pangan Nasional, Brigjen Pol, Hermawan, di lantai 3 aula Polres Toraja Utara, Selasa (28/10/25).

Menurut Iptu Ruxon, dari hasil pengecekan, harga beras di pasar tradisional Mamasa bervariasi tergantung jenis dan kualitasnya.

“Beras medium rata-rata dijual sekitar Rp. 13.500 per kilogram, sedangkan beras premium berada di kisaran Rp 14.900 per kilogram,” ujarnya.

Ia menyebutkan, bawah harga saat ini sudah relatif stabil dibandingkan minggu sebelumnya, dimana beras medium rata-rata Rp. 14.000 per kilogram dan beras premium Rp. 15.000.