Toraja Utara, Timurterkini.com — Seorang juru masak (Pramusaji) sampaikan klarifikasi, lantaran juru masak terseret dalam isu dugaan “PPPK Siluman”.
Seorang juru masak (pramusaji) yakni Risalina, membantah keras tudingan bahwa dirinya adalah pegawai pemerintah yang tiba-tiba muncul tanpa proses dan mekanisme seleksi yang benar dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di Kabupaten Toraja Utara.
Dalam klarifikasinya, ia menegaskan bahwa dirinya mengikuti seluruh tahapan seleksi secara resmi dan tidak pernah menggunakan jalur khusus ataupun bantuan pihak tertentu.
“Saya mendaftar seperti pelamar lainnya, ikut tes, dan menunggu hasil. Tidak ada yang namanya siluman atau titipan,” Terangnya, di rujab Bupati Toraja, Senin (17/11/25).
Ia juga menjelaskan bahwa, sejak awal ia sudah terdaftar sebagai Tenaga Kontrak Daerah (TKD) sejak tahun 2020 hingga 2024 sebagai pramusaji atau juru masak, yang ditempatkan di rumah jabatan wakil Bupati hingga saat ini menjadi Bupati Toraja Utara.
“Sehingga saya katakan bahwa isu terkait dugaan ” PPPK Siluman” untuk juru masak itu tidak benar. Karena saya memang bekerja sebagai TKD dan lalui proses sampai dinyatakan lulus,” Paparnya.
Ia juga mengaku, saat ini dirinya telah lulus PPPK Tahap II di Dinas Pariwisata, saat menjalani serangkaian tes.
Diketahui, bahwa isu mengenai dugaan “PPPK Siluman” Kembali mencuat setelah ramai diperbincangkan beberapa elemen masyarakat dan organisasi mahasiswa yang menyoroti dugaan kejanggalan dalam penerbitan SK PPPK di Toraja Utara.













