Pekerjaan Jalan Poros Provinsi Sulbar Wilayah Sindagamanik, Menuai Keritik Dari Beberapa Lembaga Swadaya

  • Bagikan
Jalan Poros Provinsi Sulbar Wilayah Sindagamanik Mamasa
Lokasi pekerjaan proyek jalan poros Provinsi Sulawesi Barat wilayah Sindagamanik. Foto: Timurterkini.com/Roman Limpa Jaya

Mamasa, Timurterkini.com – Jalan poros Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) wilayah Sindagamanik yang baru-baru ini diduga di kerjakan oleh PT.Passokoran, kini mulai mengalami kerusakan sehingga menjadi sorotan oleh sejumlah pengguna jalan. Jumat 01 Mei 2020.

Pasalnya, baru beberapa bulan selesai di kerjakan dengan menggunakan anggaran APBN Tahun kemarin, kini sudah mengalami kerusakan sehingga mendatangkan kekecewaan terhadap pengguna jalan bahkan masyarakat wilayah Desa Sindagamanik.

Johar B Karaeng, Ketua DPD Lembaga swadaya masyarakat dari Gerakan Pemantau Aparatur Negara (Gempur), Provinsi Sulawasi barat bahwa sudah beberapa Minggu yang lalu hal ini di keluhkan oleh masyarakat.

“Masyarakat sangatlah kecewa dan mengeluhkan hal ini kepada kami, sehingga kami berharap kepada pihak terkait agar dapat turun dan melihat langsung kenyataan yang terjadi dilapangan, sebab disayangkan uang negara habis begitu saja dalam pekerjaan yang tidak bermutu itu,” terangnya.

Hal ini juga di sampaikan oleh Yosman, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat, Pijar Keadilan Kabupaten Mamasa, bahwa kemarin pada saat pekerjaan ini di laksanakan lembaga kami sempat mengadakan peneguran pada Perusahaan yang mengerjakan namun tidak diindahkan juga.

“Dan apa yang terjadi saat ini, pekerjaan di katakan sudah selesai namun hasilnya juga kurang memuaskan, ada beberapa titik yang mengalami kerusakan dan di perkirakan jika terjadi cuaca buruk jalan ini juga berpotensi akan habis terbawa longsor,” jelas Yosman.

Baca Juga :  Mamasa Diguyur Hujan Selama 5 Hari, Terdapat 6 Titik Longsor

Bukan hanya itu, kebun dan sawah masyarakat akan menjadi korban tertimbun jika terjadi longsor, akibat talud badan jalan yang di diduga di kerjakan secara asal-asalan itu akan ambruk ketika terjadi cuaca buruk,” tutupnya.

  • Bagikan