Toraja Utara, Timurterkini.com — Memasuki hari kedua pelaksanaan Familiarization Trip (Famtrip) Toraja Utara 2025, para peserta mengikuti kunjungan ke Pasar Hutan Bambu, di objek wisata To’kumila’, Sabtu (19/7/25).
Famtrip Toraja Utara 2025 ini dilaksanakan selama dua hari, mulai 18-19 Juli 2025, dengan peserta Famtrip sebanyak 21 orang yang berasal dari berbagai daerah seperti Bogor, Jakarta, Malaysia, Makassar, Sidrap, dan Toraja dengan mengunjungi objek wisata unggulan Toraja Utara.
Dan hari ini adalah hari terakhir kegiatan Famtrip yang dilaksanakan dengan mengunjungi berbagai lokasi. Seperti mengunjungi objek wisata pasar hutan bambu to’kumila’, objek wisata Lo’ko’ Mata, upacara rambu solo’ Toraja Utara, dan objek wisata Bori’ Kalimbuang.
Kunjungan di pasar hutan ini menjadi salah satu agenda kegiatan Famtrip yang bertujuan memperkenalkan potensi lokal Toraja, terutama kerajinan dan hasil olahan berbahan dasar bambu. Para peserta juga disambut hangat oleh masyarakat yang menampilkan aneka produk hasil pangan dan hasil kreasi warga setempat.
Kepala Bidang Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Toraja Utara, Karniati Lebonna, mengatakan kegiatan Famtrip ini adalah salah satu kegiatan pariwisata yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Toraja Utara.
Lanjutnya, Famtrip ini merupakan perjalanan wisata yang bertujuan untuk memperkenalkan atau mempromosikan destinasi wisata, produk, atau layanan pariwisata Toraja Utara kepada Awak Media, influencer dan Konten Kreator dan agen perjalanan (Travel Agent) dari berbagai daerah di Indonesia.

“Yang kita undang untuk datang ke Toraja Utara untuk mengeksplor objek wisata yang ada. Dan salah satunya adalah objek wisata pasar hutan bambu to’kumila’, lembang Tonga riu, kecamatan Sesean Suloara’, Toraja Utara,”
Selain itu, Karniati Lebonna mengaku, ini juga dilakukan untuk membangkitkan objek wisata pasar hutan bambu yang beberapa waktu terakhir vakum akibat pandemi Covid-19.














