Berita  

Jalan Penghubung Mambi–Bambang Rusak Parah, Warga Gotong Royong Saat Pemda Mamasa Dinilai Abai

Warga Desa Sondong Layuk yang gotong royong perbaiki akses jalan, beberapa waktu lalu.

Mamasa, Timurterkini.comKetua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Asal Loka (IPPMAL), Zul Bahri, melontarkan kecaman keras terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa yang dinilai abai terhadap kerusakan jalan penghubung Kecamatan Mambi dan Kecamatan Bambang.

Diketahui bahwa, Jalan tersebut hingga kini masih berstatus sebagai jalan kabupaten, namun belum juga mendapat penanganan dari pemerintah kabupaten.

Ironisnya, perbaikan jalan strategis itu justru dilakukan secara swadaya oleh masyarakat Desa Sondong Layuk melalui gotong royong. Warga terpaksa turun tangan tanpa adanya bantuan, perhatian, maupun kehadiran dari Pemkab Mamasa.

Zul Bahri menegaskan kondisi tersebut tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, sesuai kewenangan, jalan yang menghubungkan dua kecamatan merupakan tanggung jawab penuh pemerintah kabupaten.

“Ini merupakan bentuk kelalaian serius Pemda Mamasa. Jalan ini bukan jalan desa, melainkan jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Mambi dan Bambang. Ketika masyarakat terpaksa memperbaikinya sendiri, maka Pemkab dinilai telah gagal menjalankan tanggung jawabnya,” tegas Zul Bahri, Sabtu (20/12/25).

Ia menjelaskan, kerusakan jalan tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan antar kecamatan.

Namun hingga saat ini, belum terlihat langkah konkret dari pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan secara permanen.

“Bahkan sudah sekian tahun jalan tersebut rusak parah,” Ujarnya.

Zul Bahri juga menolak jika gotong royong masyarakat dijadikan alasan pembenaran atas ketidakhadiran pemerintah.

Gotong royong adalah nilai luhur masyarakat, tetapi tidak boleh dijadikan tameng untuk menutup kelalaian negara. Jalan kabupaten dibiayai dari anggaran daerah yang bersumber dari uang rakyat. Karena itu, Pemda wajib hadir dan bertanggung jawab,” pungkasnya.