Gempa Bumi Magnitudo 5.3, Kepala BPBD Mamasa: Tetap Tenang dan Berdoa

  • Bagikan
Himbauan Kepala BPBD Kabupaten Mamasa, Labora Tandipuang, Kamis 22 Juli 2021. Sebelumnya, berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Gempa dirasakan Magnitudo: 5.3, Kedalaman: 10 km. Lokasi koordinat: 2.96 LS-119.43 BT (Pusat gempa berada di darat 12 km Tenggara Mamasa). Himbauan disampaikan Labora Tandipuang melalui Video di akun Facebook Oret Tandipuang.
Himbauan Kepala BPBD Kabupaten Mamasa, Labora Tandipuang. Dok: Tangkapan layar

Mamasa, Timurterkini.com – Himbauan Kepala BPBD Kabupaten Mamasa, Labora Tandipuang, Kamis 22 Juli 2021.

Sebelumnya, berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Gempa dirasakan Magnitudo: 5.3, Kedalaman: 10 km.

Lokasi koordinat: 2.96 LS-119.43 BT (Pusat gempa berada di darat 12 km Tenggara Mamasa).

Himbauan disampaikan Labora Tandipuang melalui Video di akun Facebook Oret Tandipuang.

“Saya mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang menimbulkan kepanikan”, kata Labora dalam video berdurasi 3,1 menit.

Baca Juga :  Update Covid-19 Mamasa, Sabtu 25 September 2021

Dirinya pun menyampaikan agar menghindari tempat yang tidak aman.

Diharapkan, kata dia, untuk keluar dari rumah, berlindung di pekarangan masing-masing atau tanah datar yang dianggap tempat yang aman.

“Juga menghindari tebing-tebing yang tinggi yang bisa mengakibatkan tanah longsor”, ungkapnya.

Sekali lagi dirinya mengharapkan masyarakat untuk tetap tenang sambil berdoa supaya cobaan ini dapat berlalu dari Kabupaten yang di cintai bersama.

Kemudian dirinya menekankan untuk tidak mengeluarkan stetment maupun pemberitaan yang dapat membuat orang bingung.

Baca Juga :  Pria di Mamasa Ditemukan Meninggal Dunia Dalam Keadaan Tergantung

Menjadi mis informasi di dalam masyarakat.

“Intinya bahwa jangan melakukan pemberitaan yang bersifat Hoax, karena Hoax membuat kepanikan di mana-mana”, terangnya.

Iapun mengharapkan untuk selalu menjaga diri maupun keluarga dan lingkungan.

“Jaga diri saudara , jaga keluarga anda, jaga lingkungan anda dan memperhatikan satu sama yang lain, bahwa bencana penanganannya adalah milik bersama-sama”, jelasnya.



  • Bagikan