Berita  

Dana Rp 8,45 Miliar Terselamatkan! P3SRS Plaza Asia Jadi Teladan Tata Kelola Gedung Perkantoran di SCBD

Ketua Pengurus Itek Bachtiar dan Ketua Pengawas Evie Irawan yang mendapatkan penghargaan saat Rapat Umum Tahunan Anggota dan Rapat Umum Luar Biasa yang digelar di Hotel The Oddbird, District 8 SCBD, Jakarta Selatan (10/10/25).

Jakarta, Timurterkini.comPerhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Plaza Asia mencatat prestasi gemilang dengan berhasil menyelamatkan dana sebesar Rp 8,45 miliar selama masa bakti 2022–2025.

Capaian tersebut menempatkan Plaza Asia sebagai salah satu perhimpunan gedung perkantoran strata title dengan tata kelola terbaik di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.

Ketua Pengurus Itek Bachtiar dan Ketua Pengawas Evie Irawan dinilai sukses membangun sistem kepemimpinan yang solid, transparan, dan profesional. Keduanya mengelola perhimpunan berlandaskan empat pilar hukum, yakni Permen 4/2025, Pergub 132/2028, AD/ART Perhimpunan, Keputusan Rapat Umum Anggota, serta Building Rules and Regulations Plaza Asia.

Selama tiga tahun kepemimpinan, P3SRS Plaza Asia berhasil menurunkan tunggakan iuran penghuni hingga 80 persen, dari Rp 1,22 miliar menjadi hanya Rp 243 juta per akhir 2024. Tingkat okupansi meningkat 29 persen, pendapatan parkir naik 18 persen, dan lebih dari 2.800 pekerjaan teknis berhasil diselesaikan dari total 4.840 temuan hasil audit mekanikal, elektrikal, elektronik, dan plumbing (MEEP).

Berbagai perbaikan infrastruktur vital juga dilakukan, seperti pembaruan genset, catwalk AC outdoor, panel ACB utama, serta relokasi jaringan kabel udara ke bawah tanah untuk memperindah tampilan gedung.

Di sisi lain, tim pengawas yang dipimpin Evie Irawan turut berkontribusi besar dalam menciptakan efisiensi dan transparansi keuangan. Melalui langkah tegas dan sistematis, pengawas membantu penagihan tunggakan sewa, listrik, dan service charge sebesar Rp 2,9 miliar, menyelesaikan sengketa dana parkir Rp 721 juta, menagih piutang kerja sama pihak ketiga Rp 535 juta, serta menerapkan sistem tender terbuka yang menghemat Rp 2,26 miliar.

Nilai kontrak iklan media gedung juga melonjak signifikan, dari Rp 8,45 juta menjadi Rp 300 juta per tahun. Selain itu, ruang kantor pengelola kini sepenuhnya (100 persen) kembali dikuasai oleh P3SRS, setelah sebelumnya hanya menguasai sekitar 40 persen area.

“Kami membangun sistem yang transparan dan berkeadilan. Kepemimpinan bukan hanya soal mengelola fisik gedung, tetapi juga menjaga kepercayaan pemilik serta menciptakan harmoni di antara penghuni, sehingga semua dapat hidup dan bekerja dalam suasana aman, nyaman, dan produktif,” ujar Evie Irawan usai Rapat Umum Tahunan Anggota dan Rapat Umum Luar Biasa yang digelar pada 10 Oktober 2025 di Hotel The Oddbird, District 8 SCBD, Jakarta Selatan.