Cerita Warga Pamoseang Mamasa Sebrangi Jembatan Dengan Cara Bergantung

  • Bagikan
Cerita Warga Pamoseang Mamasa Sebrangi Jembatan Dengan Cara Bergantung
Jembatan gantung Pamoseang yang sempat viral. Dok: Asdar/Timurterkini.com

Mamasa, Timurterkini.com – Cerita warga Dusun Rantelelamon sebrangi jembatan dengan cara bergantung pada bagian tali jembatan.

Jembatan penghubung menuju Dusun Rantelelamon, Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa dianggap dapat membahayakan warga yang melintas.

Jembatan gantung yang kini rusak dan menjadi satu-satunya akses menuju Dusun Rantelelamon yang dihuni kurang lebih 180 jiwa dengan jumlah 16 Kepala Keluarga (KK).

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Mamasa Masuk Pada Zona Waspada Dini

Menurut warga Dusun Rantelelamon, Kisman, jembatan gantung yang di bangun sekitar tahun 2013 menggunakan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM-Mandiri).

“Jembatan gantung itu, di bangun sekitar tahun 2013 menggunakan dana PNPM”, kata Kisman pada Timurterkini.com, Rabu 23 Juni 2021.

Lebih lanjut Kisman, jembatan gantung yang kini rusak sejak bulan 11 tahun 2020.

“Jembatan gantung ini rusak mulai bulan 11 tahun 2020”, ungkapnya.

Baca Juga :  Dua Orang Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19 di Kecamatan Sumarorong


  • Bagikan