Berita  

Bupati Toraja Utara Laksanakan Pelantikan, Beberapa Eselon II Yang Ikut Job Fit Dinonjobkan, Kepala BKN: Job fit Bukan Instrumen Untuk Menonjobkan

Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong saat ini melantik dan mengukuhkan 36 orang pejabat pimpinan pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas Kabupaten Toraja Utara, di aula dinas perpustakaan, Kamis (6/11/25). (Zul/Timurterkini.com)

Toraja Utara, Timurterkini.com — Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong saat ini melantik dan mengukuhkan 36 orang pejabat pimpinan pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas Kabupaten Toraja Utara, di aula dinas perpustakaan, Kamis (6/11/25).

Dari pengukuhan tersebut, diketahui terdapat empat pejabat pimpinan pratama atau eselon II yang telah dibebas tugaskan atau di nonjobkan dari jabatan pimpinan pratama setelah mengikuti uji kompetensi (job fit) di heritage hotel, beberapa waktu lalu.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa job fit bukanlah instrumen untuk menonjobkan.

Ia mengaku, bahwa beberapa daerah telah mengajukan untuk dilaksanakan Uji kompetensi (job fit) dan evaluasi kinerja.

“Namun apa yang terjadi, ujungnya adalah penonjopan. Dan ini tidak boleh terjadi, karena job fit bukanlah instrumen untuk menonjobkan,” tegas Prof. Zudan dalam ungahan vidio yang di upload Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) pada Rabu (14/5/25).

Menurut Prof. Zudan, pelaksanaan job fit adalah instrumen untuk menempatkan pejabat eselon II yang sudah duduk, diputar, dimutasi, ditempatkan dalam tempat yang fit.

“Jadi jobnya, di fitkan, di cocokkan. Jadi yang namanya uji kompetensi atau job fit, itu bukan mekanisme untuk menonjobkan eselon II,” Ungkapnya.

Iapun meminta kepada kepala BKD agar dijelaskan kepada pansel.