Berita  

Bupati Mamasa Copot Jabatan Kapus Nosu Karena Dianggap Lalai

Kepala BKPPD Baso Parjuni,

Mamasa, Timurterkini.comBupati Mamasa, Welem Sambolangi copot jabatan kepala puskesmas Nosu, setelah kasus viralnya seorang pasien lansia yang meninggal di Puskesmas Nosu, kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa, pada jumat malam (1/8/25).

Keputusan Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, dilakukan untuk mencopot jabatan Puskesmas Nosu, Adolpina setelah mengetahui hasil investigasi tim gabungan Pemkab Mamasa yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKPPD Baso Parjuni, dan Inspektorat, Yohanis, serta Kapolsek Pana’.

Tim ini telah turun langsung ke lokasi, memeriksa sistem pelayanan, kronologi kejadian, dan melakukan konfirmasi dengan keluarga pasien.

Dan berdasarkan hasil temuan tersebut, yang disampaikan oleh Kepala BKPPD Mamasa, Baso Parjuni mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya kelalaian layanan.

“Khususnya pada ketidakhadiran petugas medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat pasien tiba dalam kondisi kritis,” terangnya.

Menurutnya, karena IGD seharusnya tidak boleh kosong dalam kondisi apapun. Sehingga fakta ini menjadi bukti nyata ada pelanggaran Standar Operasional Pelayanan (SOP).

Hal ini diperkuat dengan rekaman video berdurasi 5.38 detik lebih yang diunggah ke media sosial, menampilkan seorang wanita lanjut usia yang tergeletak tanpa mendapat penanganan medis yang menurut vidio tersebut sudah kurang lebih dari 15 menit, hingga akhirnya pasien meninggal dunia.