Bermodal Kompresor Demi Misi Kemanusiaan, Irwansya-Yogi Menyelam di Kedalaman 20 Meter

  • Bagikan
Bermodal Kompresor Demi Misi Kemanusiaan, Irwansya-Yogi Menyelam di Kedalaman 20 Meter
Menyelam di kedalaman 20 meter demi menemukan Hasan, korban tenggelam di Desa Lelewawo, Kolut, (Yogi kanan) (Irwansya kiri). Dok: Timurterkini.com

Kolut, Timurterkini.com – Cerita penyelam sekaligus penemu korban tenggelam di laut di Desa Lelewawo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, Sultra.

Sebelumnya korban, Hasan bersama putrinya Musdalifah, Hasan dikabarkan hilang terjatuh dari perahu hingga tenggelam pada, Sabtu 17 Juli 2021 kemarin.

Hasan bersama Putrinya Musdalifah (7) saat memancing di laut, tiba-tiba Hasan terjatuh hingga hilang.

Irwansya bersama rekananya Yogi yang ikut melakukan pencarian korban tenggelam, Hasan.

Baca Juga :  Apel  Gabungan Persiapan Sosialisasi dan Edukasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Kolaka

Kedua orang ini, Irwansya dan Yogi yang tak lain seorang nelayan asal Desa Bahari.

Irwansya dan Yogi diketahui ikut membantu melakukan pencarian sejak hari pertama korban tenggelam.

Bermodal pengalaman, Irwansya dan Yogi melakukan penyelaman menggunakan kompresor di kedalaman sekitar 20 meter di dasar laut.

Di kedalaman 20 meter, kedua orang ini melihat adanya penampakan helem.

“Saat mencari korban di bawa laut pandangan saya ada helem yang saya lihat”, kata Irwansya pada Timurterkini.com, Minggu 18 Juli 2021.

Baca Juga :  Pengukuhan Lasqi Koltim, Hj Diana Massi Dilantik Sebagai Ketua

Setelah melihat helem, kedua rekan ini dengan sontak mendekati penampakan tersebut.

Dikatakannya, Saya pun langsung mendekati helem itu.

“Setelah berada di dekat helem, saya pun melihat korban sudah keadaan terbaring dan meninggal di bawa laut”, jelasnya.

  • Bagikan