Berita  

Bakso Raksasa Laris di Mateng, Pedagang Raih Cuan Hingga Jutaan Rupiah per Hari

Bakso Raksasa Laris di Mateng, Pedagang Raih Cuan Hingga Jutaan Rupiah per Hari
Timurterkini.com / Ancha. Pedagang bakso Raksasa di Mamuju Tengah raih jutaan rupiah per hari.

Bakso Raksasa Laris di Mateng, Pedagang Raih Cuan Hingga Jutaan Rupiah per Hari

Mateng, Timurterkini.com – Bakso raksasa di Mamuju Tengah (Mateng), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menyita perhatian warga.

Berawal dari rasa penasaran, warga berbondong-bondong mendatangi warung bakso raksasa mbak Qina.

Bakso ini terlihat seperti bakso biasanya, hanya saja ukurannya jauh lebih besar dari bakso lainnya.

Usaha bakso raksasa itu milik Sainuddin (30), asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Beroperasi di Mamuju Tengah, baru berjalan satu minggu, namun telah banyak diminati warga.

Pemilik warung tersebut mengaku jalannya sangat laris sejak awal dirinya berjualan.

Warungnya terletak di piggir Jalan Poros Trans Sulawesi, atau dekat Tuguh Benteng Tobadak, Kecamatan Tobadak.

Salah satu pengunjung, Yahya, mengaku pertama kalinya dirinya berkunjung di warung bakso raksasa. Namun begitu, dirinya tak menampik sangat menyukai bakso tersebut.

Ia katakn, berawal dari rasa penasaran setelah mengetahui dari Media Sosial (Medsos), adanya bakso raksasa di Mateng itu.

Dirinya tak berfikir panjang demi melepas rasa penasarannya rela datang dar jauh dari Pontanakayyang ke Topoyo.

“Awal penasaran pak, makanya jauh-jauh kesini,” ungkap Yahya kepada wartawan, Senin 19 September 2022.

Menariknya, ia merasa puas setelah menikmati sajian bakso raksasa terdebut.

“Enak pak, apalagi ukurannya besar, nanti saya mau kembali bawah keluarga,” tukasnya.

Sementara itu, penanggung onwer usaha bakso raksasa itu, Sainuddin mengatakan, meski baru berjalan seminggu di Mateng namun peminat membludak.

“Alhamdulillah sangat banyak peminatnya setelah kita pasarkan melalui media sosial,” ungkap Sainuddin.

Bahkan kata dia, dari bisni itu ia meraih omset hingga jutaan rupiah perharinya.

“Omset Perhari 4  juta sampai 6 juta perhari pak,” bebernya.

Pria lulusan UNM tahun 2015 itu mengatakan, walau berjalan seminggu namun peminat lumayan banyak.

“Kita juga pasarkan melalui media sosial, jadi banyak warga berdatangan karena penasaran,” ungkap pris lulusan UNM jurusan pendidikan Elektro itu.

Harga bakso raksasa miliknya sangat praktis harganya.

“Rp. 35.000 satu porsinya,” katanya.

Dikatakan, sebelum memilih mendirikan usaha itu, terlebih dahulu ia belajar cara meracik resep tersebut.

“Pastinya kita belajar dulu, cara caranya,” pungkasnya.

Laporan Reporter Timurterkini.com / Ancha